Selasa, 04 September 2012

Dongeng "Belalang Tempur"

Pernah dengar cerita tentang pangeran berkuda putih dan puteri cantik ga?

sekarang saya mau mengisahkan tentang kisah si kuda putihnya tp versi sekarang jd namanya "Belalang Tempur"

Pada suatu ketika di sore hari yang cerah, datang sang Raja Ragunan dengan membawa Belalang Tempur. Ketika itu tepat tanggal 14 Februari sesuai hari lahir sang Puteri Orange. Dengan penuh suka cita sang Puteri menyambut kedatangan Raja.

Saat itu sang Puteri tidak bisa menggendarai belalang tempur. Dengan semangat 45 sang Puteri terus belajar mengendarainya. Setelah belajar beberapa hari akhirnya Ia berhasil mengendarainya walaupun hanya berani menempuh kecepatan 30 Km/jam.

Beberapa bulan kemudian diadakan saimbara untuk menempati posisi penasihat hukum kerajaan sebelah. Sepupu Puteri yang bernama Puteri Kesucian bermaksud untuk mengikuti saimbara tersebut. Puteri Kesucian meminta Puteri Orange untuk mengantarkannya menggunakan belalang tempur. Sebenarnya Puteri Orange keberatan dengan permintaan tersebut, karena kemampuannya masih kurang dalam bernavigasi dan berkendara. Sang Puteri akhirnya meminta Panglima Kodok untuk menuntunnya ke lokasi saimbara.

Kecepatan Panglima sangat tinggi, sehingga belalang tempur kewalahan mengikutinya. Jalur yang mereka lalui sangatlah menantang. Mereka melalui sungai-sungai besar, hutan belantara, jalan curam dan sempit yang berkelok-kelok. Mereka harus bersaing dengan kendaraan lainnya seperti tank baja, kereta berkuda tingkat, kereta baja, dan lain sebagainya.

to be continued....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar