Rasanya sulit untuk memilih..
Memilih itu menyebalkan apalagi diantara pilihan yang
menyudutkan..
Antar kepastian yang bersanding dengan kesepian dengan
ketidakpastian yang bersanding dengan kesenangan dan kepuasan..
Pilihan lebih berpihak ke ketidakpastian..
Rasa bersalah dan tidak tega mengecewakan membuat harus memilih kepastian..
Rasa bersalah dan tidak tega mengecewakan membuat harus memilih kepastian..
Rasa takut tidak berkembang, menjauh dari mimpi, tidak dapat
berinteraksi sesering biasanya dengan kesenangan dan mimpi, ketidakpastian akan
kenyamanan itu, adalah pikiran terhadap pilihan pertama..
Saat ini sudah terasa semangat membangun mimpi menjadi
benar2 nyata. Mimpi ini sudah menjadi kepercayaan yang sedang berjalan menjadi
kenyataan. Arah dan perencanaan mulai terlihat benang merahnya. Pilihan kedua
benar2 menyenangkan walau pahit perjalanannya.
Sebenarnya itu bukan pilihan hanya bentuk kebimbangan dari
persoalan yang dihadapi waktu kemarin. Rasa kecewa dan terdesak saat di
Rektorat waktu itu, membuat seorang Puriyani Hasanah mengiyakan pilihan itu..
Tidak ada yg perlu disesali tapii...
Pernyataan demi pernyataan yang keluar dari mulut semakin
menguatkan mereka akan kepastian keberangkatan ke Pulau Wajah.
Jika tidak ada yang ditinggalkan tidak akan ada pikiran
untuk mengecewakan mereka, langsung saja terbang saat ini juga.
Apa kemarin itu berbohong, tapi sepertinya bukan..
Mereka memang sudah bisa ditinggalkan, tapi jika terbang
bulan depan banyak momen yang harus terlewati/terabaikan. Sulit untuk
mengingatnya, rasa sedih melanda, melewatkan momen istimewanya tanpa seorang
Puriyani Hasanah. Sulit untuk mempercayakan seluruh kewajiban itu ke bahu
mereka sepenuhnya. Seandainya jurus ninja asap atau ada jin yang bisa
memindahkan dengan hanya mengerlipkan mata, pilihan pasti sudah ditiadakan dari
jauh-jauh hari..
Apa jadinya jika ditambah pilihan yang satunya lagi. Untung mereka belum memberikan kabar berita tentang tawaran lainnya. Plihan yang ketiga ini menyenangkan dan ada kepastian. Tapi tapi tapi tidak sesuai dengan idealisme di hati ini..
Sujud memohon bantuan untuk memilih masih belum diketahui
apa pertanda yang pasti. Apa apa apa apa apa yang harus dilakukaaaan..
Sebagai manusia yang memiliki otak dengan beberapa bagian,
dan qalbu yang dipengaruhi oleh bisikan malaikat dan setan, bingung itu sangat
lah wajar.
Tapii..
Harus ada keputusan minggu ini juga..
Tenangkan hati dan pikiran, buatlaah keputusan yang terbaik
untuk semuanya...
Bismillah...
Berdoa dimulai....
Terimakasih kepada fans2ku tersayang, atas kesetiaan kalian
membaca dan merasakan apa yang sedang dirasakan seorang Puriyani Hasanah..
Ini hanya curahan hati tidak ada maksud lainnya..
thx b4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar